Saturday, July 4, 2009

Braunschweig Nachtslauf 2009 - I Kept My Promise :-)

Remember this previous post about the marathon in Hamburg where Flo took part? Learning from the past, I kept my promise by coming to the spot where Flo (again) took part in the evening running (Braunschweig Nachtslauf 2009) in our city. This time he only run for 12,20 Km.

My friend, Rony Uli, was so kind to accompany me to watch the event and even join me to yell at Flo for a support. How cool! The interesting thing is: she is also pregnant! A pregnant woman accompanied another pregnant ;-)

It started on Saturday, June 19th at 10 pm. Five hours before, Flo and I were in Wolfsburg for a summer party organized by his department at work. What an evening! :-) The crazy thing is, on that day at the office, Flo injured his right leg by stepping on a metal stab (stick) and blood was all over his jeans. My goodness... Since I went to Wolfsburg together with his boss' wife, we had to pick up his boss first and his boss told me about this scary thing. "Do you know that Flo had an accident on his leg?" Of course, I didn't know! Hmmmf, but if he didn't tell me anything, it meant that everything was allright :-)

Back to the running. Flo is not Flo if he cancelled the running because of the "small" injury (pffff....I need to take a deep breath). So, he did it and managed to finish it in 51 min 34 sec. Thanks God that everything was allright.

At the beginning, I thought it would be so boring to watch the running, but believe me it was so fun standing there together with other (crazy) people and you wouldn't realize when it came to the final round.


Left: Flo and his colleagues before Start
Right: 2 minutes before Start


Flo in actions


Flo - done :-)

Look, I was there too ;-)

Resep Sup Labu (Kürbissuppe)

Gak biasa2nya gw pasang resep di blog, karena selain udah banyak resep2 di internet yg lebih terjamin kelezatannya, gw sendiri gak jago masak. Gw sering masak karena kepepet udah kadung kepengen. Gw jg selalu masak pake lidah gw sendiri alias kalo enak di gw yah begitulah hasil akhirnya, alias masakan gw jgn jadi patokan rasa seantero nusantara cieeeeh.

Waktu Januari kemarin mudik ke indo, gw sempet bikinin sup labu ini. Labunya beli di toko buah/sayur di lantai basement Senayan City (jangan tanya nama tokonya, lupa euy). Dan krn enak, mami pun pengen ngebuat juga. Oya, kalo labunya kegedean, bisa minta dipotongin sebelah sama si Mas2nya. Resep udah dijelasin ke mami dan karena berhasil, so gw tulis deh sekarang resepnya biar makin jos. And, karena gw gak pernah nulis resep, so janganlah ditertawakan gaya bahasaku okeh?
Bahan:
1 buah labu (Hokaido)
200ml Schlagsahne atau kalo di indo pake joghurt tawar
Merica
Garam
Gula
Wine essig (Cuka)
Peresan lemon

Beli labu Hokaido (lihat foto). Labu ini rasanya lebih manis dan enak dari pada labu2 yg ukurannya segede bagong. Gak perlu dikupas, belah labu dan bersihkan bagian dalamnya dari biji2.

Rebus si labu. Tips: waktu ngerebus labu, labu gak perlu sampe kerendem air sepenuhnya. Cukup setengahnya aja biar nanti airnya gak pada mbludak2 alias tetumpahan.

Blender labu (pake blender tangan lebih praktis), kasih sahne/joghurt, merica, garam, gula (sekitar 2-3 sendok makan, tergantung selera dan rasa manis dari si labu), kasih cuka dan peresan lemon biar seger. Kalo di sini, gw sering tambah jus apel or jus jeruk. Oya, hati2 kasih bumbu2nya jangan sampe terlalu banyak karena nanti akan menghilangkan rasa asli dari si labu.

Kalo porsi akhir kebanyakan, masukin labu ke tupperware or kantong plastik makanan dan taruh di freezer. Next time pas mau makan, masukin ke microwave.

Kira2 begitu, okeh....? Kalo ada yg kelupaan harap maklum... :-)

Kangen Masakan Indo

Berbahagialah yg bisa makan masakan indo tanpa harus masak. Tinggal bilang, "Mang, beli satu, cabe 5 biji, krupuk banyakan yah!" Tapi gw jg bersyukur, masih bisa makan masakan indo walo harus masak dulu :-)


Saking kepengennya makan ketoprak, jam 7 pagi bangun, gak bisa lanjutin bobok, so bikin ketoprak deh...). Karena lagi hamdun, cabe rawitnya gw ilangin dulu bijinya. Kesian DJ kalo pagi2 kepedesan :-)


Kiri: Tempe goreng sambel tomat (porsi tomatnya lebih banyak dari pada cabenya - remember DJ )
Kanan: Oseng tempe (cabe ijo gw ganti paprika ijo - once again: remember DJ .... )



Kwetiau goreng vegetaris (pake tahu goreng, toge, dan sayur). Tips: spy kwetiau gak pada lengket, gw kasih sedikit mentega pas ngerebusnya. Nyuci pancinya jg jadi lebih gampang hehe.

Bakwan kentang panggang. Cuma pake kentang ulek dan gak dioreng melainkan dipanggang aja di oven. Bukan karena menghindari minyak goreng tapi alasan utamanya: males cuci penggorengan kekekek.....

Kronologi Balkon

Sebenernya udah dari Januari 2008 pindah ke Wohnung (apartemen) ini, tapi baru sekarang2 ini sempet ngurusin balkonnya. Dulu2 sih alesannya, ah sayang kalo hias balkon pake taneman, soalnya kita kan pasti travelling kalo summer. Pulang dari liburan pasti udah mau musim gugur dan gak sempet menikmati tanamannya. So, karena summer kali ini kita lagi expecting dan stay at home, so mulai deh beberes balkon.

BBQ with the indoor dinning table (With Sandra & Basti)
(Musti gotong2 meja makan dari dalem rumah dulu)
Akhirnya kebeli jg deh set meja dan kursi buat di balkon. Payungnya sih hadiah dari temen2 waktu kita pindahan tahun lalu. Tapi kayaknya kita mau beli yg rada gedean lagi. We'll see...

First test of the new set in the balcony
First breakfast



First BBQ with the new set with Yesi and Roman
Besides the table, we also have a Liegestuhl (kursi malas). Sedikit tips: kursi ini disebut juga kursi kesehatan karena posisi kursi yg bisa membuat posisi kaki kita di atas jd memperlancar aliran darah. Kalo abis cape jalan2, duduk2 di kursi ini, kaki jadi gak pegel lagi :-) Plus, buat yg lagi hamil, duduk di kursi beginian bisa sedikit mencegah kaki bengkak (unfortunately, the real most effective way to avoid swollen feet is only doing sport!) :-)

With my dear Muyu when she visited me :-)

Tuesday, June 30, 2009

Happy 3rd Anniversary (20.06.2009)

Eins, zwei, drei. Es gibt drei Rosen. Das heißt: "Happy 3rd anniversary!".

Sebelum nulis postingan ini, gw sempet ngeliat apa sih yg gw tulis tahun lalu waktu anniversary ke-2? Yang menarik ternyata satu postingan sebelumnya yaitu "Si Biru Lagi -Ini Milik Kita". Ceritanya si Biru itu adalah mobil pertama yg kita beli dan di akhir cerita, ada ucapan terima kasih kpd Tuhan Yesus dan sebuah wish, "Anniversary taon depan boleh minta rumah gak yah...? Ato minta penghuni baru?" hihihi."

Karena udah sering denger istilah, "Becareful with what you wish for" alias ati2 kalo meminta sesuatu, so tahun lalu pun gw ati2 banget minta sesuatu itu dari Tuhan. And God listened :-) Dikasih deh penghuni baru di anniversary kita yg ketiga ini yg bakalan diperkirakan dateng bulan depan. Seneeeeeng banget.

"Tuhan Yesus, terima kasih buat hadiah yg sungguh indah ini. Tahun depan boleh minta .... mmmm" hehehe.
Oya, kebaikan Tuhan gak hanya sampe di sini aja, pas pada tgl 20 Juni kemarin itu, bosnya Flo waktu Flo di Brazil ngundang ke pesta ultahnya, so (ehem...) kita bisa dinner bersama dng menu yg sgt lezaaaat dan tak keluar 1 sen pun (eh, keluar kok buat beli kado hehe)...

Our dear Lord, do You know how much this family love You? A LOT....


On our 3rd Anniv - 20.06.2009

Wednesday, June 10, 2009

The Farewell Party at CAM

It took quite a time for me to post this because everytime I worked on the pictures, it reminded me with all good memories with my colleagues and made me miss them (not speaking about the work anyway, but they came in a package). Anyhow, I have to write this before my blog is occupied and busy with the news of our new baby born :-)

Inget Nadja dari postingan sebelumnya kan? Nah berhubung dia hamil dan akan maternity leave selama setahun juga, jadilah kita ngadain farewell party barengan. Party-nya tgl 24 April (hari terakhir Nadja), sedangkan hari terakhir gw di kantor tgl 11 Mei. Cuma beda 2 minggu, so it is ok :-)

Oya, buat yg belum tahu, di Jerman, cuti hamil yg wajib itu 3 bulan. Harus diambil 6 minggu sebelum melahirkan dan 8 minggu setelah melahirkan. Gaji dibayar full oleh kantor dan insurance. Setelahnya, kita boleh balik kerja lagi or ambil cuti setahun dan di gaji pemerintah tapi cuma 67% dari netto penghasilan 2 tahun or setahun terakhir. Gw dan Nadja sama2 ambil cuti setahun. Gak mau rugi dong, kan udah bayar pajak, hehe.

Bagi2 tugas bawa ini dan itu, rancang invitation email dan kolega2 yg akan diundang (dng catatan hanya ngundang kolega2 yg bener2 sering kerja bareng dan terutama kolega2 di departemen kita masing2, soalnya kalo gak, bisa2 sekantor diundang semua hehe). Akhirnya sepakat ngundang 80 kolega plus gak pake kata2 manis „Kalo ada yg terlupa diundang, mohon diajak juga yah.“ Waaah, ya itu tadi bisa-bisa sekantor ntar dateng semua (cieeeeh, brasa zelebritiz azah dah).

Rencana party-nya cuma bikin breakfast aja biar gak repot, kita book ruangan old cafetaria dari jam 9 pagi sampe jam 11. Breakfast orang jerman kan simple, tapi ternyata banyak juga Jeh, lah wong buat 80 orang. Brötchen/roti2 (120 bj) plus 2 Brote/ roti, Mett/daging cincang mentah (10 Kg), berbagai selai, keju, salat kentang, salat ham, Würstchen (ham), tomat, timun, dan minuman (kopi, teh, dan juice).

Gak banyak crita2 lagi deh soale ntar bosen. So, foto2 berikut hopefully menceritakan semua, termasuk foto2 dng kolega2 yg “spesial” selama gw kerja (rodi). Anyway, I miss them.


Sarapannya (Sebelum dan Sesudah)

Dengan sebagian Quality Engineering department (my department)
Ps: Bosku yg buaiiiiik banget itu yg kedua dari kiri (baik, sabarrrrrr, imut2, dan berisi hehe). Yang paling kiri itu adalah Oliver, teman senasib tidak sepenanggungan karena kita sama2 pegang project BP tapi punya gw di Mexico dan dia di Angola. Jadi kita sering pura2 nangis dan merana kalo lagi bareng2 ngerjain dokumen global yg dipake buat kedua project kita (kayaknya gw sih merananya beneran).

Dengan sebagian Q-Documentation department.
Oya, yg kedua dari kiri depan itu sekretarisnya vice president kita, so dia banyak bantuin kita ngatur party ini karena dia punya akses dan jalur cepat ke pengurus gedung hehe. KKN jalan terus lah yaw...

Dengan Inside Sales Ladies.
Cuma departemen sales ini nih yg anggotanya cewek semua. Office mereka di lt. dasar dan gw di lt. 1 so kalo sore2 jam 3-an pas lagi boring2nya, gw hampir selalu mampir ke office mereka. Banyak camilannya. Maklumlah cecewek :-) Dapet camilan, dapet gosipan. Kalo di office gw mah garing makanan, wong gw doang yg suka nyamil.
With Tobias - After Sales Dept. Gede banget kan orangnya? Kita suka ledek2an: dia bilang gw ini kecil2 tapi "frech" alias creeky, jahil, dan seenaknya. Contohnya, waktu gw dan dia lagi bikin kopi, cangkir dia udah nangkring manis di mesin kopinya. Karena udah hafal dng bunyi mesin kopi, pas si mesin udah mau mengucurkan kopi, gw ganti cangkir dia dng cangkir gw. Jiakakakak. Seneeeeng banget dah hati gw.
Oya, gak mau kalah, gw bilang dia ini gede tapi "Oon". Tentu aja becanda, karena kan ada kiasan/kartun jerman yg spt itu: klein und frech, groß und blöd. Hehehe. Tapi kita cinta damai banget kok :-)


With Sascha. Ini temen satu Q-Engineering department yg paling sabar dan baik. Sesibuk apapun dia, se-stress apapun dia, dia selalu nolong gw (dan orang2 lain juga tentunya). Kalo dia sedang bener2 gak punya waktu, dia akan bilang dan dateng lagi ke kita nantinya. Kita lahir di bulan yg sama dan tgl yg deketan, so cocok banget dah kalo dah ngobrol. Prinsipnya dia itu sama dng prinsip gw. Oya, dia punya ranch kuda, terus dia bilang, "Emilia, kalo nanti udah lewat due date dan gak tahan pengen ngelahirin, bilang gw yah, gw punya dokter kuda yg punya obat suntikan buat induksi." Haiyaaaa.....


With Marjan - product engineer. Dia asalnya dari Persia tapi sdh jd WN Austria. Pertama kenalan sih, kesannya elegan dan berkelas banget jadi rada enggan nyapa duluan. Sampe suatu saat kita duduk di kantin satu meja, eh jadi klop. Beneran deh, don't judge a book by its cover. Dia ini teman pelarian/ngabur dari kebosenan. Kalo lagi suntuk di kantor, "Mau jalan ke supermarket depan gak?" or "Yuk, ngopi di cafe Cappucino" or "Sekali2 nggemukin badan ke McD yuk?". Lah dia sih singset, gw nya buled :-) Dia itu cewek tegar sampe ganti ke-WN-an, dengerin kisah hidupnya spt baca novel dari Timur Tengah bikin terharu tapi lucu kalo dibahas yah karena perbedaan budaya mungkin yah? Apalagi buat kita2 yg menjunjung tinggi emansipasi (atau mungkin rasa emansipasi gw dah ketinggian? hehe). Suka gemes denger cerita2 dia di negaranya. Ah, eniwei, I miss her....

With Klaus - purchasing. Dia itu pencinta negara2 asia. Udah gak keitung berapa kali dia ke indonesia. Setelah gw crita indahnya Flores, dia pun langsung nambah rencana liburannya ke Flores juga. Buset dah... Seneng ngobrol sama dia, karena dia udah kenal budaya timur.


With Christian, Nadja, and Uli dari purchasing. Salah satu departemen yg selalu kerja bareng sama departemen gw, karena kalo kantor beli barang dari supplier kan musti dapet ijin polisi dulu alias quality. Mereka sering nyebut gw bu polisi. Yg paling kiri mirip pembalap F1 Jerman termuda saat ini yah. (Gak gw sebut namanya ntar kalo dia baca blog ini jadi GR hehe) .


With Hannelore. Ibu sekretaris Quality department yg buaaaaaiiiiik dan sabar. Kayaknya sih dia sayang banget sama gw (hiahahaha, GR banget sih gw). Coba deh liat wajahnya, baik kan? Pokoknya kalo ada urusan2 booking hotel, business reise, sewa mobil, kirim2 surat dan pos, booking conf room, dia itu buku kamusnya. Soalnya gw seringnya males liat buku panduan hehe.


Detlef QC supervisor dan Thomas - welding engineer. Mereka itu duduknya di seberang ruangan gw. Merekalah kolega yg menjuluki aku dng Frau Kugel dan yg bilang "Tadinya gw gak liat apa2, terus ada perut, terus muncullah Emilia". Tampang mereka sih boleh nyeremin, tapi hati lelembut dan komiker banget lah (again, don't judge a book by its cover). Gemes banget sama si dua Ndut ini.
Thomas itu ahlinya welding, haiyaa tema yg cukup mematikan buat gw. Tapi dia helpful dan sabar banget kalo ngejelasin ttg welding ke gw (kesian kali yah ngeliat gw merana banget kalo udah buka buku primbon welding - rasanya gw pengen banget pulang ke indo hahaha, sampe segitunyaaaa). Anehnya dunia: hanya karena gw di bagian quality, so gw yg bisa bilang go ahead apa gak. Lah, kalo dari welding expert-nya bilang gak boleh masa gw musti bilang boleh? Ckckckck....


With Dirk & Bernd - flying lead product engineer. Kalo sama Dirk, kita suka saing2an bilang "Hayo, udah gendutan perut siapa?" Dia rajanya camilan sih, jadilah dia buled. Kalo gw kan hopefully cuma sementara. Dan Bernd itu temen bikin kopi. Karena ruangan gw deket sama pantry, jadi kalo dia bikin kopi sering manggil2 gw, karena dia tahu gw pasti gak nolak minum kopi. Tapi sejak daku hamdun dan gak minum kafein, dia seringnya nemplok di samping meja gw dan udah bawa kopi sendiri hihihi.

Dennis - project coord. dan Andreas - purchasing engineer. Ini cowok2 gak tahu malu dan jahilnya jg gak ketulungan, wkwkwk. Untung lumayan kekar, suka gw minta bawa ini dan itu hehe.
Yah, jadi panjang juga deh critanya. Moga gak bosen yaaaah. Terima kasih Tuhan telah memberikan kolega dan lingkungan kerja yg baik.

Friday, June 5, 2009

Meeting Nadja

Nadja, kolega gw ini spesial. Karena tgl kita merit itu sama yaitu 20.06.2006. Terus pas dia pengumuman hamil 3 bulan, eyke pun sempet kaget krena daku pas lagi hamil juga 3 bulan kurang seminggu (so, waktu itu gw belum pengumuman dwong). Due kelahiran baby-nya tgl 5 Juli dan DJ tgl 10 Juli. Kita sempet ngebayangin sih kalo lahirannya jg di tgl yg sama. So, another same day of celebration.

Nah krena bernazib sama ini lah, kita jadi bertemen deket. Kita juga udah pernah di satu project bareng2, tapi seringnya cuma cekikik2an doang kalo lagi meeting, brubung ceweknya ndak banyak.

Mendekati due date, kita janjian ketemuan minum kopi or breakfast sebelum para krucils nongol. So, selasa kemarin setelah long wiken, doi main dweh ke rumah eyke. Trus kita leyeh2 dulu di balkon menikmati sinar matahari pagi dan kubawa ke Schloss Arkaden dan sarapan di Tiziano. Dan seperti biasa, kalo cecewe dah pada ketemu, mulut langsung sibuk. Kalo gak ngunyah yah nguobrolllll. Sampe jam 1 siang hehehe. Kita pun janjian ketemuan lagi kalo babies dah pada lahir dan kalo kita mo bawa the babies ke kantor :-)

The Mommies

Mama's Facts in Week 35

Udah 4 minggu terakhir ini gw ikutan senam dan teori hamil di RS. St. Vinzenz setiap hari Kamis jam 18h-19h. Gw ke RS ini karena dokter kandungan gw prakteknya di sana dan dia nganjurin ke sana. Hebamme (midwife) nya namanya Frau Wachs-Klingenberg. Panjang yo namanya? Gak tahu deh ntar pas lagi proses lahiran lidah gw masih bisa ngucapin namanya dng bener apa gak.

Seperti Hebamme2 lainnya, pastilah dia sangat baik, sabar, lemah lembut, dan selalu ingin meyakinkan bhw "everything will be ok". Seperti waktu gw minta ijin buat ke Hamburg (perjalan 3,5 jam naik mobil ke pantai), dia sebenernya prefer gw gak pergi. Tapi karena dia tahu kondisi gw dan DJ yg sehat2 sajah, so dia bolehin. Terus pake tambahan, "Frau Waldow, nanti kalo berasa seperti ada kontraksi, ndak usah kuatir yah itu bukan kontraksi buat ngelahirin." Dan beberapa nasihat2 lainnya.

Nah, hari Kamis kemarin pas senam hamil dan ngeliat gw dateng, dia seneng banget krena kita baik2 saja. Hihihi. Oya, gw jg menganjurkan para ibu hamil ikut senam dan teori hamil ini. Berfungsi banget terutama untuk badan kita. Gerakan2 senamnya bisa dilakukan tiap hari di rumah. Ada yg untuk menghindari pengumpulan air di kaki, gimana caranya kalo boyoke (punggung) lagi puegel, gimana caranya melenturkan kembali persendian krena kebanyakan bobok, dsb.

Satu kalimat yg gw suka dari si Hebamme ini, "Cobalah kalian melakukan beberapa gerakan senam ini di rumah, badan kalian akan sangat berterimakasih karenanya." Emang bener Jeh...... Bobok malem pun jadi pulezzz.....zzz...zzz. Di grup senam hamil ini, jg bisa kenalan dng temen2 "senasib" dan bisa tuker pengalaman.

Sekarang my facts:
Berat badan: naik 12 Kg (masih menanti beberapa kilo tambahan sampe due kelahiran)

Makanan:
- frekuensi makan udah makin sering tapi porsi gak bisa langsung banyak (kecuali kalo lagi party, balapan sama yg laen soalnya hehe).
- Lagi banyakin makan berzat besi tinggi (Hb ku masih rendah ... hiks. Mustinya sekitar 11 an lebih, tapi sekarang masih 10,8).
- Seneng makan es krim totat :-)

Minuman:
- Air putih sebanyak2nya. Tenggorokan rasanya kayak diaspal, keriiing banged.
- Lagi suka minum teh dan gak suka minum kopi (biasanya pun kopi yg gak berkafein).

Day to day:
- 1 sampe 2 jam full battery, tapi 1 jam berikutnya capek dan bawaannya pengen bobok. Terus full battery lagi, terus cape lagi. Cape deeeee Energieswankung ginih (naik2 turun energi).
- Rajin masak dan beberes rumah.

Mood:
- Makin agressive. Kalo ada sesuatu yg tak kusuka, langsung huabiz tak "kuliahi".
- Haus kasih sayang dan belaian suami. Ciiiieeeeh. Padahal misoa selalu elus2 terus, kalo bobok pun dielus2 sampe gw tertidur (seringnya sih dia yg bablas lep duluan). Tapi tetep azah tuh daku sering protez ,"kok gak ngelus2?". Lagian dari pada tangannya nganggur kalo lagi nonton TV, kan mendingan ngelus2 istrinya toh?
- Makin melankolis. Sering nangis sendiri kalo liat acara2 sedih di TV.

Crita dikit nih yah. Di sini ada acara U20 - Deutschland deine Teenie. Diputer siang hari jam 3 siang. Acara ini meliput tingkah-polah dan situasi remaja2 Jerman saat2 ini (yg terus terang bikin gw ketar-ketir juga nih). Nah sering banget diliput cewek2 remaja di bawah umur sekitar 13-16 taon pada hamdun! Ya ampyuuun.

Pas ada satu liputan ttg orang tua jerman yg termuda sepanjang sejarah. Mamanya umur 12 th waktu mulai hamil dan Papanya umur 15. (Elus2 dadaku...). Nah, liputan itu juga ngeliatin proses lahirannya. Beneran deh, dari awal ngeden2 sampe kepalanya keluar, sampe si Mama gak bisa nahan lagi, dst dst. Sampe udah mau di ceasar. Pas mau di ceasar ini, si Mama (yg notabene masih "anak2) sampe ketakutan. "Gak mau ceasar, gak mau, gak mau..." Gituuuuh. Lah gw yg lagi hamdun, nonton sendirian, gimana gak nangis cubak? Gw pun sampe berdoa semoga Tuhan tolong persalinannya. Nah, kalo kita2 yg emang udah pantes umur buat hamdun pan udah dapet pengarahan dari berbagai penjuru dan baca2 buku, dan tahu kalo ceasar is a common thing. No worries, dll. Lah ini anak umur 13 tahun denger kata ceasar yah dah mo pingsan duluan. Akhirnya sih bisa lahir normal karena dia bener2 gak mau di OP dan dia jadinya bener2 serius ngedennya :-)

Gichuuu... Untung daku sendirian, jadi bisa sesenggukan sesuka hati. Eh sama DJ jg dong :-)

Wiken Panjang (Part 3)

Setelah berjibaku dng para Ebay-ers selama 2 bulanan, gw dan Flo akhirnya bisa dapetin Kinderwagen aka. stroller merk Hartan Racer S dng warna yg kita suka juga. Kondisi masih bagus, jok masih kinclong dan Gestell (kerangka) masih mulus gak karatan. Kita seneng dng model ini krn gak berat, lumayan kekar, dan buat bongkar pasang tempat tidur bayinya jg gak ribet. Jadi kalo baby-nya bobok, bisa diambil tas-nya doang, sedangkan stroller nya di tinggal. Gitu lah kira2.

Kinderwagen ini musti diambil di Hamburg. So, mumpung ada “alesan”, kita sekalian jalan2 ke Nordsee (north sea) tepatnya ke pantai St. Peter Ording. Sehari sebelum pergi, gw laporan dulu sama Hebamme (midwife) gw. Dia oke2 aja asalkan gw duduk pake bantal yg tebel buat meredam goncangan. Puji Tuhan, perjalanan lancar dan DJ baik2 saja.


Kinderwagen hasil beli di Ebay
DJ, gpp ya kinderwagen-nya gak baru genjreng yg penting larinya masih yahud. Gak kalah sama F1 deh :-)

Brangkat dari rumah jam 11 siang. Di tengah jalan sekitar jam 1-an mampir ke Burger King krena DJ dah tiup2 terompet makan siang. Sampe di pantainya jam 3 siang. Cuaca cerah dan bagus banget.

Setelah jalan2 di pantai, makan es krim, kita pindah ke pantai lain di mana mobil2 bisa parkir di atas pasirnya. Di sana bobok2an di pantai, nyamil2, sampe jam 18:30. Matahari masih rajin aja bersinar, tapi udara dah kenyas-kenyus krena berangin. Muter cari makan malem dan nemu resto yg cozy banget. Kita pas dapet tempat duduk di Strandkorb (tempat duduk pantai) dan di teras. Indahnya saat2 menjelang sunset. Gw pesen ikan salmon panggang dng green asparagus plus Kartoffelgratin (kentang scotel gitu kali yah?) dan Flo pesen ikan Martjes pake Bratkartoffeln dan salat. Maem sampe jam 9 malem dan mataku dah liyep2. So cabut deh ke rumah mertua indah. Di rumah sih masih ngobrol lagi sama U & C sampe jam 1 pagi. Haiyah.... Hari Seninnya bangun jam 12 siang kekekek.

Di pantai, gw sempetin foto perut di minggu ke-34. Seminggu yg lalu (week 33), panjang DJ udah 41 cm.


Kiri: Kehamilan Week 34
Kanan: Si calon papa :-)


Suasana di pantai St. Peter Ording (sekitar jam 6 s/d 6:30 sore)

Wiken Panjang (Part 2)

Sabtunya dng semangat '45 gw dan Flo ke Ikea beli Kommode (semacam lemari berlaci) rencananya mo dibuat meja ganti popok (Wickeltisch) sama Flo. Udah cari2 meja buat begituan (buat gantiin popok maksutnya), tapi mahal2 banget dah dan kebanyakan cuma punya 2 lemari di bagian bawah mejanya. Warnanya jg kebanyakan coklat muda or cream. Sedangkan kita maunya putih. Kita rencananya mo buat meja popok dari si Kommode berlaci 4 ini dng ditambah papan gede di atasnya buat gantiin popok. Si papan ini kita beli di Bau Haus. Nemuin kommode yg pas dng tinggi badan gw jg sulit, wong aku puendek kekekek. Nemu yg di Ikea ini pun musti dipotong kakinya sama Akang, biar ergonomis buat gw. Yah, begitulah resiko punya istri cantik tapi ndak semampai. Uhuuuy....

Eniwei, we will see ntar gimana jadinya meja popok buatan Akang.

Terus acara berlanjut dng belanja singkat di Real. Fiuuh, boyokku pegel kabeeehhhh. Baru deh berasa kalo umur dah gak muda lagi. Dulu pas sblm merit dan msh di indo, kalo hari Sabtu Minggu bisa keliling dari Mangga Dua, ke Roxy, ke Plaza Indonesia, dan berakhir di Taman Anggrek sampe malem, okeh2 ajah tuh. Sekarang mah, makasih deh yeh....

Eniwei, abis belanja cepet2 mandi dan ke ultahnya Opa Budhi yg ke-55. Telat dateng deh hiks. Maklum gerakan2 ku sudah mulai melambat.

Ini foto2nya, silahkan dinikmati hidangannya yg luar biasa enak dan banyaaaaaaaaak. Btw, yg masak istri tercinta loh. Heibaaad. Yg makan aja ngos2an gimana yg masak yah? Salut dng tenaga dan romantisnya mereka itu loooh. Aiiiiih :-)


Yg Ultah dan yg masak :-)

Lumpia Semarang dan Lemper Ayam


Ikan Acar Kuning dan Sate Ba yg swedappp

Prasmanannya


Bonek2 penyikat makanan (makanan kemarin dari Ultah Weyna udah pada nguap jadi keringet semua yah?)

Nah, ini foto favorit gw dari party-nya. Kayaknya yg moto Ozcar deh. Makasih yah Oz. Besok2 bisa jadi pemain gitar dan tukang poto juga lah. :-)
Bersambung ke Part 3.

Wiken Panjang (Part 1)

Karena tgl 1 Juni libur, jadinya ada wiken panjang (buat gw sih sama aja, wong eyke di rumah jugak :-)). Dimulai dng ultah Weynce hari Jumat sore sekalian fellowship gereja di rumah Weynce. Dari siang dah bingung nih mo bawa sesajen apa buat ultah. Chatting sana-sini, muncul ide bikin sambel goreng kentang, tapi gak punya jeroan. Mau bikin perkedel kentang tapi males gorengnya. Bauuu bow. Uplek2 kulkas, eh iyah, kan barusan beli singkong yg emang mo dibikin gethuk. Ko iso2-ne aku lali nduwe singkong.

Rebus singkong, diuleni, dikasih garem, bubuk vanili, gula, kelapa parut, dan dikasih pewarna ijo dan merah, terus diuntel2 jadi bola bekel. Ternyata menurut para penyicip gethuknya keasinan. Tapi abis tuh, ndak banyak juga sih buatnya. Menurut Flo, "Kok ndak ada rasanya sih?" Hoaaah???? Mbek rep semaput aku. Dan gw kasih penataran ke Flo kalo singkong itu rasanya lebih gurih dari pada kentang. Aroma singkong itu lebih kuat dari pada kentang. Singkong itu lebih mahal dari kentang. So, gethuk pun mustinya lebih enak dari pada baked potato doooong. Keki....! Hehehe.

Back to story: makanan lainnya: kwetiau goreng dng aneka produk Schwein, pasta, lumpia goreng (hiks, ampir keabisan), sate, kue black forest, cup cakes (wenak banged icingnya), dan es krim. Karena Flo main squash dulu jadi dia datengnya dah jam 21:30. Dan mengingat „kejadian“ saat fellowship tahun lalu dimana dia kehabisan makanan (hihihi), jadilah dia request, „“Darsi, nanti elu gw jemput, tapi jgn lupa sisihin makanan buat aku yah.“ So, demi melaksanakan titah, dalam satu piring gw ambil kwetiau, pasta, dan sepotong gede black forest.


Bonek2 Penyikat Makanan

Cup cakes cantik buatan Ella plus kartu ucapan yg zantek juga :-)


Gethuk buatan eyke

Malampun merambat, cieeeh, tetamu dah pada pulang satu-persatu. Tapi King, Supri, Oz, Flo, dan eyke masih nemplok di Wohnungnya Weynce. Demi memanfaatkan 2 pemain gitar profi, para cecewe request lagu2 (seringnya sih gw yg request kali yah?). Yang lain terutama pemain gitar pada manut. Pan yg request gw dan Dijeh hiakakakak. Gw dan King nyanyi, Weyna yg sebutin bait2nya. Maklum pan kita dah tuwek, sering lupa sama liriknya.

Yg nge-request lagu gak tahu malu juga sih, udah nyebutin baitnya (seringan gak tahu judulnya), terus baru dapetin nadanya, udah minta lagu lain. Terus kalo nadanya gak cucok dng suara merdu kita, yg main gitar dimarahin wakakak. Oz pun berkata, “Sebenernya gw bingung, kenapa gw mau aja disuruh2 mainin lagu permintaan kelyan. Udah mintanya maksa, gak konsisten pulak!”

“Yah, kalo ngikutin keinginan ibu hamil, nanti pahalamu besar di Surga ya Nak.”

Genjrang-genjreng mpe jam 12 malem kayaknya. Flo ikutan nyanyi? Yah nggak lah....dia terkapar bobok di lantai berkarpet jadi ndak masuk angin. Baik yah suamiku…. mau nungguin istrinya „clubbing“ wkwkwkwk.

Bersambung ke Part 2.

Thursday, May 28, 2009

Marathon - A Salute To My Husband

I will again write it in english as this writing is for my beloved Flo. There was a marathon in Hamburg on April 26th 2009 and Flo decided to join the full marathon (42 KM) this time. He did the half marathon in Wolfsburg before and he found it nice. After the enrollment, he started practicing so hard in the gym or in the nature and he did mostly biking and running for 1-2 hrs.

The way he was practicing was already "too much" for me and let's make it objective: our friends in the gym also said so. If he practiced in the gym, we could see a small “lake” around him made of his sweat! Until about 2 months before the D-day, he had a pain on one of his knee. He did some treatment on the knee but didn't bring too much and we have thought not to participate in the marathon. He was not that happy of course :-(

But, he kept on practicing! My goodness..... He even brought his shoes & shorts to our trip in States and run in the Bay Area from Potrero Hills to the Bay Bridge and in the Central Park in NY – it was about 10 km each. On the D-day he found that his stamina was optimal and he could participate. His parents and I have warned him to stop at anytime if his knee was too painful and we emphasized that it was ok not to complete the track.

I came with him to Hamburg knowing that he would be so exhausted after running and could not drive back home alone. But I have told him that I would not come to the track because there would be thousands of audience and people around and it made me already exhausted.

The marathon started at 9am. His parents went to the track to support him. The track started at Reeperbahn, to Landungsbrücken, Jungfernstieg, Hauptbahnhof, along the Alster lake, City Park, Bebelallee (an exclusive area for the embassies), and ended in Heiligengeistfeld in Reeperbahn again. Those who know these areas know how beautiful the track is.

I was at home and watching the marathon from TV all the time. His parents made it to “catch” him in Jungfernstieg (KM 15), again somewhere in between, and in Klosterstern (KM 37,5). They went back home afterwards.



Jungfernstieg (KM 15)


Left: Drinks & Water Stands
Right: Flo Continued Running - Still 27 KM To Go

Still Running & Running

And Still With A Big Smile on His Face for another 4.5 KM

Around 14:00 Flo called us to say proudly that he made it! He came home with the subway and we were busy to take pictures of him. Afterwards he said, “Can I get a bucket of water with salt because I have so many water bubbles on my feet?”

And then he told us that he had the first bubble already in the first 5 km! My Goodness.... And once we took off the socks, there were many bubbles and looked so horrible. He did not mention it at all during marathon and not even on the foto session at home.

I told him several times that he didn’t have to finish the whole painful track with the bubbles on his feet. But he said something that touched me, “Once I am inside, I will finish it”. Honestly, it made me so proud of him and even love him more to see his commitment. If he can have such of a commitment in marathon, I believe he has more in our relationship.

From this event, I realize that I did a mistake by not coming and giving him support during the marathon, the moment that meant a lot for him. But the lesson is learned.
And here he is!

He Made It – With The Medal
Among 15.000 participants, Flo did it to be in the position nr. 9313 with 4 hr 25 min time

Again, it was not 5 KM, not only 10, not 20, and not even 30 KM.
It was 42.195 KM!
A Salute To My Husband (Hugs & Kisses)

Mie Ayam Bakso


Udah beberapa kali pengen banget makan mie ayam ala GM di Jerman (mimpiii..... kali ye) dan niat banget ngebuatnya, tapi belum pernah ngeliat ada mie basah di toko2 asia. Udah sering kebayang2 sama ayam jamur kecapnya....mhhhh, sedappp.

Sampe akhirnya kemarin pulang dari berenang, eyke mampir ke toko asia mo beli singkong buat bikin gethuk. Whoeeeee.... ada mie basah booow! Ambiiiilll.... Ups, ampir lupa sama singkongnya hehe. Dalam waktu 20 mnt langsung jadi deh nih Mie Ayam Bakso impian gw dan DJ.

Mungkinkah ini pertanda kalo gw ngidamnya mie ayam? ....

Friday, May 15, 2009

When God's Hands Saved

This time I'll write in english so the story can reach everybody :-) It's about our trip in States a couple months ago (a trip started from Washington DC, San Francisco, Philly, and NY).

On our last day in SF after we had breakfast, we were on the way to pick up a friend. While waiting for the traffic light turned into green, a car just suddenly crashed to our car on the right side and turned side over.

I was sitting on the passanger seat at the front which was on the right side and could't really figure out what just happened and what was at that moment happening. What I could remember when the accident happened was only the car flying over with its bottom side facing me and suddenly everything was over as the pictures below. I was thinking, "Is there any film production? Or is it in Universal Studio?



Our car was the silver one


In 3 minutes count, sirenes came from all over directions. Police with cars and motorbikes, 2 big firefighter trucks and ambulance were suddenly on the location and blocked the whole street. After Flo checked the situation, he asked me to come out and took some pics of the accident. I took as many pics as I could, while Flo was busy with the police officers and calling the car insurace. Flo asked me if I was allright and suddenly I remembered all pictures I have taken. Then I realized, it was so scary!!!!

And I cried :-) The car could have crashed exactly on my side. But it didn't! It crashed just less than a meter away in front of where I sat. I just realized that I was not alone on the passenger seat. Baby DJ was with me in my tummy. When I was crying, the paramedic came to ask and check my condition, if I need an extra handling since I was pregnant. She was totaly friendly and so relax. Well, everybody was relax and even the police commissar told me a story when she was in Munich with -15 degree C. What a cold Germany, she said :-)

Flo was calling the car insurance

The damage on our car

The damage didn't look so bad, did it? However, I believe at that moment when the accident happened and when no one realized what was going to happen, God's hands swap the other car away not to crash on my side.

And despites all logic-mathematical calculation theory which says, "If it had had crashed on my side, it wouldn't be so bad because the other car was not speeding, we were only moving so slow, and so on.....". I still believe that we were save because God protected us.

On the other hand, can this theory also assure that three of us would come out save, no wound, and totally heal? Even still with a smile on our face? :-) And I am also wondering, if the other car didn't speed, how could it turn over instead of only stucked into our car?

Well, my assurance is only in God because He can assure it and He has proven it.

He just showed us that He was there and always be there to protect us. Praise the Lord :-)

Wednesday, May 13, 2009

First Day of Loooong "Holiday"

Hari Selasa, 12 Mei kemarin adalah.... hari pertama dari libur panjang gw. Setahun nih gw booking buat maternity. Sekarang sih judulnya masih liburan, ntar kalo DJ dah nongol jadi kerja juga hehe. Seneng dan lega banget rasanya soalnya akhirnya bisa stay at home, gak perlu nyetir 100 km per hari dan bisa relax. Kesian baby DJ tiap hari diajakin gedebukan terus di kantor, turun tangga, keluar masuk workshop, dan harus ndengerin Mamanya ngobrol sama orang lain terus. Sekarang eyke bisa ngobrol sama DJ dan papanya :-) dng relax.

Hari pertama libur, udah berjanji dalem ati: gak mau ngapa2in! Bangun jam 9 pagi, sarapan corn flakes dan telpon mami. Terus lunch makan sushi dan lumpia goreng sama Jeng Ah. Lanjut ngafe di kota. Rencana keliling toko udah menari2 di kepala, tapi kok setelah kenyang malah pengen bobok. Jadilah gw bobok dari jam 15:30 sampe jam 17:30 ... kebo apa dendeng?? hihihi....

Kalo hari ini sih udah mulai "beradab" dikit. Bangun jam 8:30, cek2 email, ke elixia aqua aerobic dan renang sampe jam 12 siang. Trus ke Aldi bentar dan masak deh buat makan siang. Sorenya ke Bauhaus beli meja makan dan kursi buat di tarok di balkon. Yah begitulah adanya hari ini.

Besok sore ada appointment sama Hebame (bidan) di rumah sakit St. Vincent. Ini lagi mau menjajaki apakah Hebame dan RS-nya OK ato nggak. Kesan pertama kita setelah ngobrol di telepon sama Hebame-nya: buaiiiik dan suabaaaar banget. Gw dan Flo sampe heran setelahnya... kok ada ya orang sesabar itu. But we'll see tomorrow. Kalo gak OK, yah kita hunting RS laen.

Sekarang mau jadi "dendeng" dulu yah...

Saturday, May 2, 2009

DJ's Room

Kamis kemarin baru semakin sadar kalo gw tinggal seminggu lagi nih ngantor. Yihaaa..... Brarti dah gak lama lagi kita bisa uwel-uwelan sama DJ. Tapi uppps.... kamarnya DJ kok masih berbentuk ruang kerja dan terkadang tampak seperti gudang tersamar? Temen2 lain yg lagi expecting udah pada siap2in kamar spt Susy, Nadja (kolega di kantor), Doerte (kolega gw jg), dll.
Wah ini kita musti memulai nyiapin kamar DJ nih. Oleh karena itu, libur tgl 1 Mei ini gw dah ultimatum Akang: liburan kali ini gak pergi kemana2, gak grillen2, kita musti siap2in kamar DJ. Pertama2, cet dng warna ijo kesukaan gw (egoiiiiis hahaha). Tapi warna yg gw pilih ini memang termasuk warna yg bisa menarik "perhatian" si kecil. Kinclong gitu loh bow.

Kamar DJ ini tadinya dibuat kamar kerja or kamar tamu. Jadi waktu pertama kali pindahan dan ngecet2, gw pilih warna ijo gelap (olive green) buat feature wall dan 3 dinding lainnya warna cream. Maksudnya sih biar elegan gitu kalo dikombinasi sama lampu baca, meja kerja, dsb. Nah, setelah gw ham2, gw pun berpikir2 kalo warna ijo olip ini kok butek banget yah. Dari bulan Januari gw udah brusaha meyakinkan Flo untuk ganti dng warna ijo terang. Toh cuma satu dinding si feature wall itu doang. Iiih, akang menolak mentah2. Gw yakin bukan karena dia gak suka, tapi karena dia tahu pasti dia yg musti ngecet. Kalo gw lagi ndak hamil, pasti dia oke2 wae, wong gw jg demen ngecet. Dan beribu alesan dia yang lain: belum tentu nemu warna cet yg sesuai dng yg elu bayangkan, dll.

Tapi gw tak pernah putus asa. Otak Flo pun kucuci perlahan2 dng cara gw beli pernak-pernik ijo2 terang seperti ijo yg kusuka. Pertama2, gw beli sprei set warna ijo, terus lilin2 di kamar gw ganti warna ijo, celemek dapur gw beli di Ikea pas ada warna ijo, tissue makan di meja makan gw ganti warna ijo, begitupun lilin makan. Pokoknya set2 makan udah ijo semua dah. Terus pot di samping meja makan pun ada satu yg ijo.

Memang deh seperti di pelem2 juga, yang gigih yang menang (kekekek). Akhirnya, rabu malem kemarin gw sampeiken niat mulia gw itu lagi. Tapi tentu saja dng trik dan gak langsung main todong, "Ayo besok cet warna ijo terang ato kita pindah apartemen ajah!". Yah, gak gitulah yee....

Pokoknya setelah gw siap2in argumen di kepala (krn menurut gw, kalo ngomong sama laki2 emang musti siapin banyak2 amunisi berupa logika dan musti ngelupain emotional side kite) dan dng sedikit jurus jitu akhirnya dia bilang, "Yo wis, besok gw pulang kerja pagian, gw cet dulu tuh si ijo olip pake putih, nanti pas elu pulang, kita beli cet ijo genjrengnya barengan." Dalem hatiku tentu saja gw udah tiup2 terompet kemenangan, hahaha. Tapi gw jaga imej dong ah.

Nah, kalimat awal rayuan gw tuh begini, "Darsi, tinggal kira2 dua bulan lagi nih DJ bakalan nongol. Dan perkiraan dokter kan pake plus/minus 10 hari. Kita udah musti mulai siapin kamarnya. Yang paling penting itu ngecet kamarnya dulu biar gak bau, terus elu bisa deh mulai bikin2 lemari sama pasangin tempat tidurnya." Dan bla bla bla.... sampe sekitar 1 jam diskusi baru deh nyampe ke cet dinding. Dan foto disamping inilah langkah awalnya.... Ntar kalo kamarnya dah jadi, kita poto2in deh yeh...

Yang bikin geli, kalo gw tengokin dia selama dia ngecet, Flo selalu bilang, "Jey, ini Papa cet kamar buat DJ. Jangan kuatir, kita pasti siapin kamar DJ mpe selesai dan pasti udah siap kalo DJ dah lahir." Jadilah gw uwel2 si Flo... Papanya aja bikin gemes, palagi anaknya. Hihihi.

Sunday, April 19, 2009

Waffle & Ketan Serundeng


Left: Waffle
Right: Ketan dng Serundeng (Sticky rice with dried grated coconut)

Lagi2 makanan nih… Udah bosen sama sarapan pagi Brötchen dng segala isi2nya. Bangun pagi mumpung lagi libur long wiken, jadinya agak rajin bikin fresh waffle. Kali ini bikinnya bener2 ngikutin resep dari majalah masak-memasak yg baru gw beli 2 minggu lalu. Hasilnya ternyata emang lebih enak kalo ngikutin resep yah… Soalnya kalo pake resep kreasi sendiri, suka kebanyakan susu, kebanyakan tepung, de el el. Obrak-abrik freezer, dan kita masih punya 0,5 kantong berries. Gw panasin di wajan, kasih gula pasir dikit biar gak asem, terus tarok di atas wafflenya dueh… Satu resep buat 4 orang tapi kita makan „bertiga“. Gw abis 2,5 waffle, Flo….abis 5. Itu belum termasuk yg dia camilin selama manggang.....

Besokannya, masih hari Sabtu, tapi gw dah kebangun jam 6:30 pagi dng perut lapaaaar. Mumpung Flo masih tidur, gw bisa sarapan ala indo. Jadilah gw masak ketan dan makannya pake serundeng. Waffle or ketan, dua2nya enak. Tapi hatiku lebih ke serundeng lah yaw...

Musim Berganti

Pagi2 sebelum sarapan, kita selalu buka jendela kamar tidur selebar-lebarnya biar udara seger masuk. Udah kayak robot ajah lah, pokoknya yg terakhir ganti baju musti buka jendela. Ternyata kalo diperhatiin, dari bulan ke bulan selama hampir 1,5 tahun tinggal di apartemen ini, si pohon depan jendela udah gonta-ganti warna terus tergantung musimya. Jadi ngingetin kalo time goes by dan hidup itu berwarna yah…. Dua bulan lagi, semoga hidup kita pun lebih berwarna dng datengnya tamu kecil impian - baby DJ. Muaaaah, sun sayang dari MP.


Left: Autumn - Before Winter (Oct 2008)
Right: Winter (Feb 2009)


Left: Early Spring (March 2009)
Middle: Spring (April 2009)
Right: Early Summer (May 2009)

DJ & Mama (Week 28 - 19 April 2009)

DJ 28th Week on April 15th 2009

Hellow again! I am already 7 months in Mama's tummy. You can tell that I am a big boy now with 32 cm long and 1.1 kg on April 15th. I move a lot. But when Mama sleeps, I sleep too so Mama can sleep well and wake up fresh in the next morning. When Mama works, I play a lot in her tummy so she will not feel alone :-)

Begitulah baby DJ, baby baik dan bener2 gak nyusahin. Dah 7 bulan nih DJ di peyut Mama. Berat badan gw dah naik 10 kg. Makan teruuuus. Untung ngantor jadi ada yang ngerem makan. Pipiku sudah membulad, perutku sudah mancung. Masih ada 2,5 bulan lagi jadi masih bisa lebih mancung lagi. Perkiraan dokter sih bisa lebih dari 50 cm. Semoga gw dan DJ dan Flo diberikan kelancaran dan kekuatan oleh Tuhan dalam persalinan nanti. Dan semoga bisa lahir normal dan lancar :-)

Sekarang gw udah jarang makan nasi kecuali di gereja dan pas makan lodeh hihihi.


Penampakan perut di bulan ke-7

Nah, cuaca kan cerah tapi kok setrikaan menumpuk? Dan karena eyke doyan nyetrika, yukkk setrika di balkon. Akang siapin semua, gw tinggal gosok. Dia nyuci sprei, gw gosok :-)


Piring & Cangkir. Sayur Lodeh dan Cendol. Asparagus dan Pasta

Akhirnya setelah 3 taon menikah, kita beli juga deh si pepiring dan cecangkir. Beli sekaligus 2 set buat 12 orang. Gak sengaja ngecek toko, eh harga pas diskon sampe setengahnya. Bungkuuuus. So, bye2 deh piring2 lungsuran neneknya Flo.

Piring baru, langsung uji coba. Gw bikin sayur lodeh, Ahong bikin cendol. Emang hebat Jeng Ah, rajin banget bikin cendol. Bikinnya di tempat gw dan pake tepung Hung Kwe, jadi bener2 kenyalllll dah. Pas masukin pewarna hijau, Jeng Ah takut2 kalo nanti keijoan dan bikin serem Flo. Akhirnya langsung gw kasih si pewarna tanpa takaran. Lah pewarna di Jerman gak ada yg "ijo racun" alias ijonya semu ajeh. Kalo di indo kan ijonya bisa manteb banged. Enak banget cendolnya ...tapi kalo suruh bikin sendiri kayaknya gw malez dah. Untung ada Jeng Ah :-) So silahkan dinikmati piring dan mangkoknya, hehehe.

Sayur Lodeh


Cendol Nangka - Boleh deh dibandingin sama cendol Elisa cieeeeh

Nah, pada tahu dong makanan2 di atas cuma di icip pake sendok sama Kang Flo.
Gw dan Ahong: "Orang Jerman kok bodo yah, makanan enak dan susah ngebuatnya begini kok gak suka"
Terus gw ngejawab Ahong, kali kata Flo dalem ati: "Orang Indo kok bodo yah, udah susah2 ngebuatnya kok gak enak"
Hihihi. So, gw dan Flo masak Asparagus pake saus Holandaisse dan Pasta isi Rucolla pake udang jumbo dan saus kreasi kita. Asli deh, enak banget rasanya.
INDO -JERMAN banget yah????
Asparagus dan Pasta